Peristiwa

Aksi Terwujud, KPK Evaluasi Kabupaten Mesuji, Ada Dugaan Korupsi 

Labraknews.online, MESUJI LAMPUNG –

Lembaga Swadaya Masyarakat PEMATANK Mesuji unjuk rasa depan Kantor Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mesuji terkait pengelolaan anggaran negara tahun 2020-2021 yang diduga kuat tidak sesuai dengan hasil yang dilihat bentuk infrastruktur serta perjalanan dinas yang ada di Sekretariat DPRD dan Dinas Perkim,  25 Maret 2022.

Sebelumnya LSM sudah mengirimkan surat klarifikasi resmi secara administrasi kepada Satuan Kerja Sekretariat DPRD dan Dinas organisasi pemerintahan daerah Kabupaten Mesuji.

Tidak jelas akhirnya gelar Kegiatan demo tersebut, yang dituntut Wakil Rakyat serta Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Bupati kami H Saply Th jangan untuk segera menindak lanjuti adanya temuan dilapangan menduga LSM PEMATANK ada indikasi penyalah gunaan wewenang dan upaya bertentangan dengan hukum, dalam perealisasian kegiatan dari pengelolaan anggaran negara tersebut. Ucap ferdi

Jadi kami seluruh masyarakat  datang gerakan masa aksi di kantor DPRD Mesuji  Sekretaris Dewan maupun Anggota dewan yang menemui masa aksi kami gelar kemarin berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera evaluasi Kabupaten Lampung karena semua pembangunan infrastruktur seperti rabat beton dengan dana yang besar hasilnya tidak maksimal

Sedangkan saat kami di kantor Bupati Mesuji masa aksi bertemu asisten

“Agus  selaku Asisten III Bupati yang mengatakan “Bapak Bupati sedang ada kegiatan keluar daerah yang tidak bisa digantikan, saya mewakili Bupati akan menerima aspirasi dari teman-teman dan akan saya sampaikan ke Bapak Bupati,” tutrnya

Ferdi menambahkan  agar tututan suara rakyat jadi pertimbangan oleh KPK-Kejagung dan Kapolri agar pihak terduga bersikap ketransparasian pengelolaan anggaran negara yang ada di Sekretariat wakil rakyat dan dinas terkait  Kabupaten Mesuji,” tegasnya.

Dia menegaskan “jika memang tidak ada ketrasnparasian dari Sekretariat DPRD dan Dinas Perkim Kabupaten Mesuji terkait permasalahan yang sudah kami sampaikan, Dengan hormat maka kami akan menindaklanjuti permasalahan tersebut ke Kejati Lampung  31 Maret 2022.

Dan Ferdipun menyatakan gerakan ini dilakukan hanya semata mata izin Allah SWT,!!!

Dan aksi damai ini iklas panggilan hati keberadaan kami tergabung dengan Masyarakat di Kabupaten Mesuji Lampung hanya meyuarahkan demi menyelamatkan Negara dari Oknum yang kami duga Korupsi.

Sementara berita awak media tayangkan pihak pihak terkait belum bisa tersambung saat dihubungi.

Red@eko

Direksi Labraknews.online

Bagikan: