Ekonomi

Pengrajin Arang Kayu omsetnya menurun akibat dampak Pandemi

Karawang || Labraknews.online – Sungguh miris nasib seorang pengusaha arang kayu yang beralokasikan di kampung pasir pendey rt 04/01 Desa taman mekar Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, semenjak di landa pandemi covid 19, usaha arang kayu nya sangat kurang pemasaran dan harga semakin menurun tidak ada peningkatan sama sekali.

Sebut saja pa ukat (59 ) dalam kesehariannya mengolah potongan -potongan kayu untuk di bakar dan di jadikan arang, dalam proses pembakaran menghabiskan hampir 1 minggu untuk jadi arang.

Kalau untuk pembuatan arang, tergantung banyak nya kubikan potongan kayu, dalam 1 minggu menghabiskan dua mobil kol ss, kalau dari truk kol Desel, minimal 1 truk, itu menghabiskan modal cukup lumayan beli harga kayu nya, sedangkan pemasaran kayu arang, kurang banyak peminat nya, karena pengepul kayu arang, sekarang pada kekurangan modal”tandas ukat kepada media , jum’at 22/4/2022

“Kami menjual arang tersebut perkarung nya dengan harga 35 ribu , itu kadang kalau bahan kayu nya bagus, kalau kayunya jelek, harga nya juga sangat murah, tapi cukup lah untuk kebutuhan sehari-hari dalam mengolah arang kayu , semoga dalam usaha kecil ini, kami selaku pengusaha arang kayu, meminta kepada pihak pemerintah , ada bantuan semacam (UMKM )usaha mikro kecil menengah, dari program apapun, kami sebagai masyarakat kecil, sangat membutuhkan bantuan anggaran dari pihak pemerintah daerah.” papar nya.

Penulis @ mulyadi

Bagikan: