Karawang || Labraknews.com – Tepatnya di jembatan Jalan Raya Tempuran, yang menghubungkan antara Desa Sumurgede dan Desa Tempuran sebagai perbatasan kecamatan Tempuran dan Cilamaya Kulon, sore tadi sekira pukul 16.30 WIB. Jalanan hampir macet. (29/03/2024).
Pasalnya sekelompok gabungan para pedagang yang mengatas namakan komunitas pedagang mana mene, menggelar bagi-bagi takjil.
Pedagang Mana-mene ini terdiri dari beberapa pedagang hiburan atau hajatan dan pedagang pasar malam, yang ber anggota kan Lima Puluh (50) pedagang. dan kegiatan bagi bagi takjil ini, adalah merupakan kegiatan rutinitas tahunan yang sudah biasa di gelar.

Rasmo sebagai ketua Tim Mana-mene menyampaikan ke awak media yang sedang melakukan liputan saat bagi bagi takjil, bahwa tim nya sudah biasa melakukan bagi bagi takjil di setiap Ramadhan.
“Ini adalah kegitan rutinitas kami para pedagang mana mene, dalam setiap bulan suci Ramadhan, dan ini adalah kali kedua kegiatan yang sudah kami gelar,” terang nya.
Dan sambung Rasmo, Tim nya sengaja mengadakan acara bagi bagi takji ini, dengan menggelar patungan para pedagang, dengan harapan nya, agar rizqi yang di dapat dalam berjualan, supaya berkah dan para pedagang dalam berjualannya agar selalu di beri kelancaran dan keberkahan,” harap nya, saat di wawancari oleh tim media labraknews.com
Semoga kegiatan bagi – bagi takjil ini, bisa memotivasi kepada kelompok – kelompok lain, daripada di pake dalam kegiatan yang tidak positif, tapi dengan adanya kegiatan bagi – bagi takjil yang telah di lakukan oleh tim mana mene ini, bisa di contoh oleh kelompok atau komunitas lain.
Semoga segala kegiatan positif yang di lakukan dalam bulan suci Ramadhan ini, bisa menjadi ladang pahala yang berlimpah, dan menjadi bekal di akherat kelak Aamiin.
Penulis@Asep_cek

