Karawang || Labraknews.online – Entah apa yang menyebabkan Ketua BPD Desa Tegalurung, hingga sampai membuat status di Facebooknya yang memakai Akun yang bernama Haeva.( 10/07/2022 ).
Pasalnya Akun yang memakai Nama Haeva dengan disertai Photo Ketua BPD Desa Tegalurung Tersebut, dengan Kalimat “Anu nyebut BPD bodo saha, yeuh aing icing karna faktor saudara, tp mun km ingin bermain-main hayu sy siap, bp inspektorat yg terhormat, sy sebagai BPD Tegalurung kecewa dgn kebijakan Pemdes baru, mohon untuk ditindak lanjut, karna banyak yg bodong” Tulisnya.
Mingkin kalau di artikan ke bahasa Indonesia ” Yang menyebut BPD Bodong siapa.? Nih saya diam karna paktor keluarga, tapi kalau kamu ingin bermain – main, Ayo saya siap.! Bapak Inspektorat yang terhormat, saya sebagai BPD Tegalurung, Kecewa dengan kebijakan Pemdes baru, Mohon untuk ditindak lanjuti, karena banyak yang bodong.”
Setelah Awak media mengetahui adanya kekeceawaan yang di tulis melalui status Facebook yang di duga milik ketua BPD tersebut, kami langsung mengkonfirmasi status yang sudah di Screnshot ke pihak yang bersangkutan dan kepada Kades setempat.
Sementara Nanang Husaeri nama asli ketua BPD Desa Tegalurung saat dikonfirmasi lewat WhatsAap dia menjelaskan “Saya mh ingin keterbukaan, yang artinya saya bukan melibatkan pemerintahan lama pak. Justru Pemerintahan lama itu ketika ada pembangunan dan ada yang mau dibangunkan ada pemberitahuan kepada BPD dan sekarang tidak ada, itu yang pertama.
Dan yang kedua, kalau mau silent silentan okeh, emang saya saudaranya tapi kalau seandainya saya harus terus di injak di injak, saya tidak terima. Terus terang saya hafal lambang saya BPD, saya bukan saudara tapi saya BPD nya loh.
yang bikin saya geram, mungkin saya besok akan melahirkan anak dan akan menjadi BPD kembali, tidak mau yang nama nya BPD di injak – injak, Tahu sendiei BPD itu sebagai inspektorat yang paling bawah, yang mengawasi di Desa masing-masingnya.” Dijelaskan nya sambil terkesan bernada jengkel.
Sementara kami mencoba mencari tahu, kepada salah satu masyarakat Tegalurung, atas apa yang disampaikan oleh Ketua BPD itu, terkait adanya Perangkat Desa Bodong dan hal itu di benar kan oleh seseorang yang tidak mau disebutkan nama nya. Sebut aja inisial namanya ED, dia menjelaskan adanya perangkat desa yang mana nama-namanya tidak masuk validasi alias Joki. “Betul pak, sebetulnya kalau ketua BPD mau tegas, itu seharusnya di tolak masuk ke jajaran perangkat Desa, utk nama – nama yang tidak ikut validasi.” terangnya.
Sampai berita ini diterbitkan, Pihak Pemdes Tegalurung atau Kades Tegalurung, belum juga memberikan tanggapan nya terkait Tulisan kekecewaan ketua BPD nya itu, yang di tulis langsung melalui Status di Beranda Facebooknya.
Red@Bdk
