Karawang || Labraknews.com – Menjelang musim tanam padi, para petani dari Desa Sumurgede, Manggungjaya, dan Tegalurung, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, melaksanakan kegiatan gotong royong (gorol) membersihkan saluran irigasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (27/8/2026).
Kegiatan gorol dipusatkan di saluran sekunder KW 8 yang membentang mulai dari wilayah Desa Pendey, Jarong, Pengasinan, Alasmalang hingga Desa Sumurgede dan melintasi sejumlah desa.
Kegiatan tersebut diikuti para petani dari tiga desa, kepala desa beserta perangkat desa, serta masyarakat yang turut bergotong royong membersihkan saluran dari berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air.

Kepala Desa Sumurgede, Asan Permana, mengatakan kegiatan gorol bersama tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk memastikan aliran air pada saluran sekunder jalur Tegalurung–Sumurgede dapat berjalan lancar, sehingga kebutuhan air untuk persawahan warga dapat terpenuhi menjelang musim tanam.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan gorol bersama ini, aliran air di saluran sekunder jalur Tegalurung–Sumurgede dapat berjalan lancar dan mampu mengairi persawahan warga. Harapan kami, pada Oktober mendatang para petani sudah dapat mulai menanam padi,” ujar Asan.
Menurut Asan, posisi lahan persawahan Desa Sumurgede yang berada di bagian paling ujung jaringan irigasi menjadi salah satu kendala yang kerap dihadapi para petani, terutama ketika memasuki musim tanam.
“Persawahan di Desa Sumurgede berada di bagian paling ujung. Jadi, setiap petani akan memulai masa tanam, persoalan air selalu menjadi kendala. Ketika debit air dari bagian hulu berkurang, air yang sampai ke wilayah kami juga ikut berkurang,” ungkapnya.
Selain persoalan debit air, lanjut Asan, sampah yang menumpuk di sepanjang saluran juga kerap menghambat aliran air, bahkan ketika debit air sedang tinggi.
“Kendalanya, ketika air dari sana sedang kosong, tentu alirannya tidak sampai. Kalaupun debit air sedang tinggi, biasanya persoalannya adalah sampah yang menyumbat di sepanjang saluran,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat Desa Sumurgede berharap Pemerintah Kabupaten Karawang dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap persoalan pengairan yang selama ini menjadi pekerjaan rumah musiman bagi para petani.
Masyarakat berharap permasalahan kekurangan air tidak terus berulang setiap memasuki musim tanam, sehingga para petani dapat menjalankan aktivitas pertanian dengan lebih baik dan hasil produksi padi dapat meningkat.
Penulis: Amenk

