Peristiwa

Rumah Warga Tergenang Air  Karena Hujan dan Irigasi Tidak Tertib di Malaka

https://youtu.be/kkq_fM-EkhQ

Malaka, Labraknews.Online– Rumah, lahan sawah dan ladang  warga Motaulun tergenang air hujan. Cuaca mendung  menyempitkan gerak dan aktifitas manusia maupun kendaraan  di Malaka.

Air Hujan menyebabkan rumah warga  motaulun terendam bahkan masuk  kedalam rumah yang fondasinya sudah rendah akibat  banjir bandang 2021 lalu.

Insiden Ini terjadi  di motaulun,  kecamatan Malaka Barat, kabupaten Malaka Nusa Tenggara Timur( NTT),  rabu  29 juni 2022.

Hujan  di seluruh  Kabupaten Malaka dan khusus wilayah Daerah Aliran sungai(DAS) Benenai  tidak luput  genangan air hujan di Motaulun. Selain air hujan lima hari, juni 2022  air irigasi bendungan Benenai pun menjadi kekhawatiran warga.

Air bendungan  tidak tertib. Kata yosep. “Orang tidak butuh airi di sawah tapi mereka tetap lepas air. Petugas pengairan tidak tertib sehingga air los sampai masuk  mengenangi rumah warga walaupun tidak ada hujan”. Keluh  Yosep.

Yoseph Klau  salah satu warga petani  sawah, ladang dan sebagai tukang,  di motaulun mengeluhkan akan kekurangan makanan. Karena cuaca buruk seperti ini.

” ini  Padi sawah, dan jagung di kebun semua rusak karena tergenang air mau makan apa lagi kita, hujan terus begini  di sawah yang tanam duluan  pasti  sia sia. Abis terendam air  bagaimana bisa tumbuh”. Ungkap Yoseph.

Warga panik  karena curah hujan berintensitas tinggi  bulan ini dari tanggal 24 juni 2022 hingga 29 juni  2022, hujan belum reda.

Yosep  menjelaskan, “Musim  banjir  daerah ini  biasa terjadi di bulan Maret dan april tetapi  ini  kita tidak tahu  alam ini punya mau”. Ungkap Yoseph

Hujan intensitas tinggi  di malaka ini  tidak hanya  rumah yang tergenang air tetapi  akses transportasi dan pertanianpun di Das Benenai terdampak buruk.  Posisi  pekerjaan Dinas kantor para pegawaipun telat masuk  kantor  akibat cuaca buruk ini.

Rofinus Bria.

Bagikan: