Karawang Selatan, labraknews.com– Bonsai merupakan salah satu seni pemangkasan tumbuhan atau pohon yang berasal dari Jepang. Perlakuan pemangkasan atau penghambatan pertumbuhan ini bertujuan untuk membiasakan tumbuhan atau pohon tersebut tumbuh dalam keadaan yang kerdil/cebol. Dalam bahasa Jepang, bonsai berarti “tanaman di pot”. Biasanya akan berasosiasi dengan sebuah miniatur pohon yang ditanam di dalam pot atau kontainer.
Pohon yang di bonsai umumnya berupa pohon berkayu (misalnya pohon beringin, dan lain-lain atau pohon buah-buahan dan kadang berupa pohon bunga. Bonsai yang baik dapat diletakkan diluar pekarangan sepanjang tahun. Efek artistik dari bonsai dapat dilihat dari keseimbangan dalam ukuran batang daun, ranting bunga atau buah dan pot yang digunakan. Pot yang dipakai haruslah yang mendukung suasana pohon yang ditanam. Keunikan dari bonsai adalah tanaman tumbuh dan menjadi tua namun tidak berkembang menjadi tinggi.

Salah satu nya kreatip budidaya bonsai milik bapak Cimong asal kampung jati Desa jatilaksana Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang, telah mencoba hampir dua tahun lebih menciptakan hasil kreatip sendiri, menjadi hasil karya seni yang lumayan di minati pembeli.
“Untuk menghasilkan bonsai ada yang membutuhkan waktu yang panjang sampai berpuluh tahun, dan sebagian lainnya hanya membutuhkan waktu yang singkat. Akan tetapi pembuatan dan perawatan bonsai yang membutuhkan waktu yang lama juga memberikan imbalan yang cukup sepadan. Imbalan itu berupa sebuah keindahan dari alam liar tanaman yang terminiatur dan nilai ekonomi yang cukup lumayan.
Kemungkinan buat para petani pohon itu hama bagi mereka, tapi bagi saya itu omset untuk menghasilkan dan menambah kebutuhan kehidupan sehari-hari, intinya budidaya ini hanya usaha sampingan saja” tandas Cimong kepada media, selasa 15/6/2022.
Kami pun hanya bermodalkan pikiran saja dan kami berharap kepada pihak pemerintah, dan dinas pertanian agar mendorong membantu anggaran, agar bisa di perdayakan ke masayarakat sekitar” papar nya.
Penulis@Okek/mly

