Kesehatan

Bupati Simon: Penderita STUNTING di Malaka harus diperhatikan

Malaka, Labraknews.online- Dr. Simon Nahak S.H.,M.H. meminta agar semua Camat, OPD dan Desa harus kerja nyata mengatasi stunting.
Bupati Simon menegaskan “kita harus mencari anak anak yang penderita stunting di wilayah tempat tinggal kita untuk jadikan anak asuh bagi anak itu”. TegasNya.

Pernyataan itu di katakan Bupati Simon saat membuka acara Rembuk aksi percepatan penurunan stunting di aula hotel cinta damai Betun , kecamatan Malaka Tengah kabupaten malaka, Nusa Tenggara Timur. Selasa 11 oktober 2022.

Kegiatan itu di hadiri 57 peserta rembuk aksi percepatan penurunan STUNTING tingkat kabupaten dari Semua organisasi perangkat daerah (OPD) Atau mewakili serta para camat , dan Desa. Dengan 69 desa Lokasi khusus (lokus) diantaranya weo, webria mat , wederok dan sejumlah Desa lain di kabupaten Malaka.

Stunting yang Tersebar di 127 desa 20 puskesmas, 12 kecamatan di Kabupaten Malaka. Perlu di ubah pola asuh anak penderita stunting.

Bupati Malaka menegaskan “saya di Bakiruk kalau ada anak stunting bawa kepada saya untuk menjamin anak itu. Dan ini semua kita di OPD, Camat, dan Desa supaya lakukan ini agar stunting ini bisa diatasi denganbaik” Ungkap Bupati Simon.

Bupati meminta untuk pejabat yang wilayahnya ada stunting cari dan asuh anak itu sampai tuntas. Saya rasa sisikan Rp 10 000 atau Rp. 20.000 beli Susu kaleng, fore lakateu untuk anak itu bisalah. Kata Bupati Simon membuka rembuk aksi percepatan penurunan stunting di Malaka. Rofinus Bria.

Bagikan: