Pemerintahan

Peringati HKP bupati Simon Filosofikan sesuatu untuk dikenang

Malaka, Labraknews.online– Peringati hari raya Kesaktian Pancasila (HKP) Dr.Simon Nahak S.H.,M.H. bupati malaka, filosofikan sesuatu untuk dikenang anak anak dan cucu warga Malaka. sabtu 1 oktober 2022. Momentum ini tepat peringatan HKP sekaligus hari raya besar untuk muda dingat peletakan batu pertama kantor bupati Malaka.

Menjadi pikiran dasar peletakan batu pertama kantor Puspem kabupaten Malaka di hari kesaktian pancasiala adalah hari yang tepat. Bupati mengajak para wartawan dan pimpinan DANDIM, KAPOLRES, JAKSA /yang Mewakili, Romo Dekenat malaka, waket ketua II DPRD Malaka mengucapkan SAKTI.

Bupati sebut pancasiila dan semua menjawab sakti. Sakti pancasila dasar Negara , Sakti SNKT Membangun Puspem Malaka. Momentum Ini merupakan janji kampanye perjuangan paket SAKTI SNKT di zaman ini.

Membangun kantor Bupati Kabupaten Malaka dan terealisasi dengan pembersihan lahan, dan penanda tanganan perjanjian kontrak, dan peletakan batu pertama sabtu 1 oktober 2022.

Menurut bupati Malaka Di. Simon Nahak SH, MH mengisahkan momentum ini menjadi sesuatu yang bersejarah. Kata bupati Simon. Kita menyadari bahwa Pondasi berdiri nya negara Indonesia ini adalah pancasila dan UUD 45 itu sudah jelas.

Lalu saya berpikir meletakan sesuatu yang baik dan benar itu harus ada nilai filisofisnya. Dan kenapa saya memilih pancasila. Karena pancasila itu utuh Orang tidak boleh, atau mencoba melihat pancasila sepotong sepotong.

Karena begitu kita berbicara pancasila Dasar Negara itu otomatis lima sila harus dilihat secara bulat dan itu menjadi program hidup kita, Pandangan hidup kita Karena itu Dan dilihat dari program sakti, Pancasila sakti .

program SNKT sakti. Meletakan batu pertama kantor bupati harus pada hari yang bersejarah. Sehingga anak muda kita, cucu kita mengenang bahwa Bupati Malaka memilih tanggal 1 oktiber sebagai hari kesaktian pancasila dirayakan dengan melakukan sesuatu yang baik dan benar.

Dalam jumpa pers siang itu di kompleks pembangunan Pusat pemerintahan (PUSPEM), di desa Kamanasa, kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka , Nusa Tenggara Timur berkisah filosofi.

Mengenai mengumpulkan semua instansi diPuspem itu bukan hal gampang. kata Bupati Simon “saya tentu punya keyakinan. saya terlalu yakin, saya terlalu berani. Semuanya kalau kita tulus.

Dengan tekat sesuatu yang beratpun sebetulnya dalam pikiran manusia kalau manusia itu benar benar yakin sesuatu yang tidak mungkin bagi manusia tetapi mungkin bagi Tuhan.

Karena itu filosofi pancasila tadi kalau kita bersandar pada sila ke satu Ketuhanan, Saya terlalu yakin. Ini sesuatu rencana Tuhan untuk kita bangun. Dan saya sudah bilang tahun 2022 baru kita bangun.

Dan itu sudah komitmen. Konsep ini kita bangun multi year. Bisa diperhitungkan untuk satu atau dua tahun kedepan whay not tahun ini kita selesaikan, Itu bisa jadi.

orang kalau prediksikan waktu itu sah, merasa beban semakin berat itu sah tetapi yang melakukan sesuatu itu harus betul betul berkeyakinan bahwa saya harus menjadikan ini.

Artinya kepada generasi berikut supaya harus selesai civic centrenya Malaka itu harus terjadi pusat pemerintahan itu harus terjadi dan tidak hanya kantor bupati tetapi semua OPD itu harus dibangun di kabupaten Malaka ini.

Supaya masyarakat datang mau minta pelayanan semua sudah siap karena semua OPD sudah ada disini. Jadi boleh diprediksi tapi kita juga harus menilai daripada prediksi hanya 1-2 tahun tapi kemudian tidak jadi.

Pesan bupati kepada masyarakat katanya. Ya mari berdoa dan jangan main main dengan pancasila karena itu Dasar negara jadi mari kita berdoa sama sama cukup dengan Doa karena kita masing masing punya tugas.

Tidak mungkin saya paksakan untuk masyarakat datang membangun disini tapi yang jelas saya mohon untuk masyarakat mendukung kami dukung dewan dan jajaran dukung Kapolres dan jajaran, dukung Dandim dan jajarannya semua kita kumpul dengan Doa .

kekuatan Doa itu mohon maaf punya iman sebiji sesawi saja bisa mengubah bukit itu pindah atau jadi satu gedung. Apalagi punya iman sebesar buah kelapa saya yakin kita pasti bisa. karena itu saya minta tolong kepada Masyarakat. Tutup Bupati Simon. Robinhos Asep.

Rofinus bria.

Bagikan: