Labraknews.online, Karawang-
Air adalah salah satu kebutuhan para petani ketika musim tanam di mulai. apa lagi di daerah Banyusari tepatnya di Desa Gembongan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang salah satu Desa yang memiliki saluran irigasi Sekunder, Tersier, dan Primer bahkan saluran pembuang dan induk pun ada, tapi di tahun sekarang beda dengan tahun sebelumnya, Pasalnya pasokan air berkurang sehingga air tidak bisa naik ke area pesawahan.
Hasil pantauan Labraknews.online di Sekitar Kecamatan Banyusari Jumat, 04/03/2022 ternyata banyak sawah yang kekurangan pasokan air, jika terus terusan kondisinya seperti ini petani Kecamatan Banyusari terancam gagal panen dan mengalami kerugian.
Pengurus debit air di TUT (Tarum Utara Timur) 11 Desa Gembongan Karman (60). merasa kewalahan dan bingung, yang seperti biasa nya bisa mengatur pasokan air baik untuk daerah hilir seperti Cikalong, Rawa Gempol, Suka tani, dan yang lainnya untuk musim sekarang merasa kewalahan.
Dayat selaku seksi PJT (Perum Jasa Tirta)II saat di konfirmasi via telepon whatsAap mengatakan “terkait air saat ini memang kondisi normal namun dari berbagai golongan para petani saat ini musim tanamnya serentak di tambah curah hujan nya berkurang, tidak seperti tahun lalu, kalau musim lalu musim tanamnya saling bergantian jadi untuk musim sekarang pasokan air otomatis saling berebut, makan kami selalu seksi PJT (Perum Jasa Tirta)II terpaksa mengambil solusinya biar para petani bisa tercukupi yaitu dengan cara di jadwal. Untuk wilayah Gembongan hari kamis, jumat, dan Sabtu. Untuk hari minggu itu di buka untuk wilayah hilir. untuk itu kami menghimbau kepada para petani jika sudah mulai musim tanam dan air nya cukup segeralah meng telaktor sawahnya manfaatkan air selagi mencukupi kebutuhan area sawahnya, Jangan sampai itung itungan nunggu bulan” singkatnya.
Di Tempat lain tepatnya di Dusun Bangsasuta Desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang. yang di keluhkan petani sekitar sama seperti apa yang di keluhkan petani asal Desa Gembongan, Namun di Dusun Bangsasuta Desa Cicinde Selatan tidak sama dengan Desa Gembongan yang saluran air nya banyak cabangnya, sehingga pasokan air bisa tercukupi.
Kalen Pangserahan yang ada di Dusun Bangsasuta Rt.02/05 Desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang, adalah salah satu saluran yang mengairi beberapa desa di antaranya Cicinde Selatan, Cicinde Utara, Pamekaran dan Jaya mukti, saluran ini terbagi oleh saluran Cikawung yang mengarah ke Desa Cicinde Utara.
Kalen pangserahan satu satu nya saluran tersier yang mengairi sawah di Desa Cicinde Selatan Dusun Bangsasuta. Sekitar 30 hektar sawah kekeringan akibat pasokan air minim di tambah saluran yang sudah dangkal. dan belum pernah di keruk sama sekali.
akibat kekurangannya pasokan air petani warga Dusun Bangsasuta Desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang terancam gagal panen.
Menurut warga setempat Haji panggilan akrabnya. warga Dusun Bangsasuta Desa Cicinde Selatan memaparkan ke awak media labraknews.com saluran ini salah satu saluran di mana para petani ketika membutuhkan air untuk mengairi sawah saluran Pangserahan ini yang jadi ujung tombak. di saat para petani butuh air untuk mengairi sawah sangat sulit sekali di tambah pada waktu mendatangkan air juga epek nya air bisa masuk ke pemukiman warga Rt.02/05 Dusun Bangsasuta Desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari.ini artinya saluran tersebut sangat dangkal sekali.
Kami para petani warga masyarakat Desa Cicinde Selatan Dusun Bangsasuta Rt.02/05 sangat berharap sekali Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang agar saluran tersebut di normalisasi guna untuk memperlancar dan menunjang kebutuhan para petani dan tidak ada epek buruk terhadap para petani sehingga para petani tidak merasa kerugian gagal panen jika pasokan air tercukupi”pungkasnya.
penulis: @wge


