KARAWANG, Labraknews.online– Sedekah Bumi adalah salah satu upacara tradisional untuk mengungkapkan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rezeki melalui bumi berupa segala bentuk hasil bumi.
Upacara ini masih banyak kita jumpai pada masyarakat di daerah pedesaan, terutama yang kehidupannya ditopang dari sektor pertanian terutama di Kabupaten Karawang Kecamatan Banyusari.
Upacara Sedekah Bumi seperti yang di laksanakan oleh warga dan Pemerintah Desa Gembongan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang yang bertempat di depan Kantor Desa, dan dii hadiri oleh anggota déwan tingkat provinsi Sabil Akbar S.IP dari Partai NASDEM, Senin 29/08/2022,
ini menjadi sarana ucapan terima kasih warga setempat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia yang diberikan.

Nasi tumpeng ukuran raksasa di buat untuk simbolis di kelilingi hasil bumi dan akan di arak setelah ba’da ashar seluruh penduduk berkumpul dengan penuh suka cita untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka melalui berbagai kegiatan dengan cara masing masing para warga membawa tumpeng yang di sebut BARITAN kata istilah jawa.
Sebagai rasa syukur mereka dengan hasil bumi yang telah dianugrahkan oleh Tuhan yang maha Esa. Setelah tasyakuran dilanjutkan dengan malam nya pentas seni wayang kulit semalam suntuk oleh Dalang Udama dari Subang Jawa Barat.
Bagi masyarakat Jawa khususnya para kaum petani, tradisi sedekah bumi bukan sekedar rutinitas atau ritual yang sifatnya tahunan. Akan tetapi tradisi sedekah bumi mempunyai makna yang mendalam. Selain mengajarkan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga mengajarkan pada kita bahwa manusia harus hidup harmonis dengan alam semesta.
Sedekah bumi merupakan sebuah tradisi yang dilestarikan oleh masyarakat Desa Gembongan Kecamatan Banyusari – Karawang. Merupakan sebuah upacara adat jawa yang merupakan kegiatan tahunan yakni setelah panen padi yang dilakukan secara serentak.
Tujuan diadakannya hajat bumi yaitu untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberikan kepada masyarakat dengan adanya hasil panen yang melimpah dan memberikan manfaat yang penting bagi kelancaran rezeki mereka lewat diadakannya tradisi sedekah bumi.

Kepala Desa Gembongan Ujang Asum saat di konfirmasi media Labraknews online di saat acara Hajat Bumi mengatakan “Alhamdulillah kami Pemdes Gembongan dan warga baru menggelar lagi acara Hajat Bumi karena tahun tahun lalu terhalang sama aturan covid-19. Mudah mudahan dengan di gelarnya lagi hajat bumi ini khususnya warga Desa Gembongan rejekinya berlimpah serta panennya berlimpah ruah. dan untuk kedepanya mudah mudahan para petani yang ada di Desa Gembongan umum nya para petani yang ada di Kabupaten Karawang di jauhkan dari berbagai hama.
Masih di katakan oleh Ujang Asum selaku Kepala Desa Gembongan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang, untuk kedepanya acara Hajat Bumi ini kami berharap Pemerintah Daerah bisa bekerja sama dengan Pemdes melalui Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata bertujuan untuk mekestarikan seni kebudayaan yang ada di Kabupaten Karawang” pungkas nya.
Red.@waghe

