KARAWANG || Labraknews.com – Ada apa dengan Aparat Penegak Hukum Khususnya Polsek Jatisari Polres Karawang, Setelah digrudug oleh Kepala Desa serta Aparat Penegak Hukum Polsek Jatisari dan Babinsa AD pada tanggal 02 Maret 2024, kini keberadaan warung penjual obat keras daftar G jenis Tramadol dan Hexsimer yang berlokasi didesa Jatiragas Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang kembali buka secara terang-terangan di bulan Ramadhan ini begitu bebasnya menjual barang haram itu kepada pembeli tanpa melihat batasan usia. Jum’at (15/03/2023).
Hal itu disampaikan bapak Firman,S.Pd salah seorang guru SMK bidang kesiswaan yang sekolahny berada di Desa Jatiragas Kecamatan Jatisari tak jauh dari lokasi warung itu berada, Firman yang juga salah seorang Anggota Satgas Pelajar Kabupaten Karawang pernah menyampaikan keluhannya terkait banyak siswanya yang kini mulai mengkonsumsi obat keras tersebut, hal ini didapatinya saat melakukan razia siswa disekolah, selanjutnya pada tanggal 02 Maret Firman berkoordinasi dengan Ketua Satgas Pelajar untuk menindaklanjuti serta menyampaikan keluhannya tersebut dengan surat dan lisan Kepada Kepala Desa Jatiragas Bapak Diki Arif melalui ketua satgas Pelajar Bapak Andriyanto ,” Alhamdullah sudah ada tindakan waktu itu dan langsung di tutup oleh kepala desa dan juga Aparat Penegak Hukum Polsek Jatisari dan juga Babinsa AD, nah memng waktu itu sempat tutup bahkan disaksikan juga oleh warga ada juga barang bukti obat-obatannya juga waktu itu turut diamankan oleh petugas, tapi kok aneh malah sekarang buka lagi Bulan Ramadhan bukanya malah terang-terangan, ini ada apa, ” ujar Firman.
Lebih lanjut saat awak media mengkonfiramsi terkait keluhan tersebut Ketua Satgas Pelajar Provinsi Jawa Barat Andriyanto, S.H mengatakan bahwa dirinya sudah sudah menyampaikan terkait kembali bukanya warung aceh (Para Pembeli Biasa Menyebutnya) tersebut kepada Kepala Desa Jatiragas Bapak Diki Arif, beliau mengatakan kewenangan kami terbatas silahkan menyampaikan langsung kepada Aparat Penegak Hukum khususnya Polsek Jatisari ucap Kades Jatiragas Diki Arif kepada Ketua Satgas Pelajar saat dihubungi via handphon ” Saya sebenarnya tidak mau membuat kegaduhan dengan cara saya menyampaikan keluhan ini secara prosedural, tindakan bapak Kepala Desa Jatiragas beserta Jajaran patut saya apresiasi, dengan respon cepatnya waktu itu langsung menutup warung tersebut, yang jadi pertanyaan sekarang ini kok bisa ya, mereka buka lagi bahkan terang-terangan di bulan ramadhan loh mereka melayani pembeli, mana Aparat Penegak Hukum khususnya Polsek Jatisari Dan Koramil, jika memang ini ada kesengajaan atau pembiaran, maka saya akan laporkan ini langsung kepada Kapolri, karna jika ini dibiarkan, sudah jelas menyangkut masa depan generasi bangsa yang akan rusak, ” Ucapnya.
Disdik Jabar #Bupati Karawang #Polda Jabar #Polres Karawang
Red@

