Karawang Selatan|| LabrakNews.Online- Masyarakat Desa ciptasari Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang keluhkan banyaknya sampah kebun, batang bambu, yang menutupi saluran yang mengalir disepanjang aliran saluran cikompeni bermuara ke sungai cicangor.
Hal tersebut banyak dikeluhkan warga, pasalnya batang-batang bambu dan sampah tersebut sudah menutupi hampir seluruh permukaan aliran irigasi yang digunakan warga untuk mengaliri areal pesawahan di wilayah tersebut, sehingga aliran irigasi tidak mengalir dengan lancar karena terhambat banyak nya batang bambu dan sampah rumah tangga

Salah satu warga Kampung Desa ciptasari Bapak ITA sering di sapa itok menjelaskan jika aliran saluran tersebut memang sudah lama tertutup sampah bambu bila musim penghujan datang , warga sendiri berupaya membersihkan di saat air nya surut dengan bergotong royong dengan mengangkat sampah-sampah tersebut secara manual dan menyemprot pinggiran nya agar tidak tumbuh rumput, namun hasilnya tidak maksimal, karena tumbuhan tersebut sangat banyak dan sepanjang aliran sungai yang tertutup.
“Masalah saluran cikompeni memang sudah lama dikeluhkan warga khusus nya para petani di Desa kami yang kesulitan mengatasi sering longsor dan banyak nya sampah bambu, warga pernah juga bergotong royong mengangkat tumbuhan itu, namun hasilnya tidak maksimal dan kami sebagai masyarakat berharap ada nya pembangunan turap Drainase, entah itu anggaran dari ADD atau APBD, yang jelas kami sangat berharap, karena kerap terjadi longsor, bila sudah di turap, mungkin tidak terjadi longsor susulan lagi dan tidak tersumbat dengan sampah – sampah dapur atau batang bambu”. Paparnya Kepada awak media, sabtu(25/6/-2022)
di sela kesibukan nya aparat desa setempat saat dalam kerja bakti menyemprot tumbuhan di pinggiran saluran sempat menguraikan permasalahan saluran aliran sungai cikompeni “saya selaku kadus kampung kerajan desa ciptasari, memang saluran ini belum pernah tersentuh anggaran pemerintah baik dari pemdes atau dari pemda dan sudah lama belum pernah ada pengajuan ke pihak dinas terkait, mudah-mudahan kami selaku aparat desa akan memohon dan mengajukan pisik saluran ini”tandas kadus nana
“Saya dan warga disini berharap agar Pemerintah dapat segera mengambil langkah cepat, untuk ada nya turap atau drainaseu tersebut, sehingga air yang mengalir di saluran cikompeni dapat dialirkan kepesawahan dan bisa menjadi penahan tanah supaya tidak terjadi longsor susulan lagi di wilayah kami, dan airnya dapat segera di gunakan secara maksimal oleh para petani”. Tambahnya

