Karawang, Labraknews.com- Pekerjaan Turap Saluran Air yang berlokasi di Desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang jadi sorotan publik setelah rame di pemberitaan media online, di duga tidak sesuai spek pasal nya saat pemasangn batu Pondasi paling bawah harus nya benar benar keadaan kering, tidak ada genangan air supaya kwalitas pekerjaan tersebut terutama bagian pondasi harus bener bener kokoh.
Saat Media Labraknews.com datang ke lokasi tersebut yang berada di Desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang memang di duga pekerjaan tersebut tidak sesuai spek. pekerjaan turap saluran air tersebut Untuk lebar pondasi 50 cm tinggi satu meter dan lebar atas 30 cm, dan volume panjang 2 kilo meter, awal bekerja mulai dari Desa Jatiragas Kecamatan Jatisari Kabupaten Karawang, yang di kerjakan oleh Perusahaan Terbesar yang bergerak di bidang kontractor dan kontruksi yaitu Pt. Waskita Karya.
Pekerjan yang begitu panjang ini nampak tidak terpasang papan proyek sehingga masyarakat timbulah pertanyaan pertanyaan yang mengarah ke pekerjaan tersebut. tidak tahu sumber dana nya dari mana. karena untuk APBD II kabupaten Karawang tahun 2023 belum di gelar, Namun yang sebener nya proyek tersebut di danai oleh Bank dunia yaitu Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) merupakan modernisasi irigasi strategis dan program rehabilitasi mendesak. Pengelolaannya ada pada lintas empat kementerian dan lembaga Bappenas, Kementan, Kementerian PUPR dan Kementerian Dalam Negeri
Kepala Kuli atau kepala rombongan saat di konfirmasi sama awak media yang enggan di sebutkan nama nya mengatakan kami mengaku dengan teknis pemasangan batu tersebut terpaksa kami colong atau tidak sesuai spek karena upah nya /m3 terlalu murah jadi terpaksa kami kurangi spek nya. apa lagi pembayaran untuk oknam pekerjaan tidak sesuai dengan waktu yang di janji kan padahal awalnya perjanjian untuk oknam pekerjaan tersebut 2 minggu, tapi kenyataan nya setelah 2 minggu hanya di kasih bon saja hanya cukup bayar warung, padahal istri dan anak di rumah sangat membutukan sekali kami bekerja karena butuh uang, di tambah lagi untuk pengiriman semen itu lambat dan sedikit bagaimana bekerja mau cepat kan kami di sini kerja nya borongan ya semen nya harus Sudah tersedia.
Masih di katakan kepala rombongan, diri nya akan mendesak ke pihak perusahaan supaya segera oknam hasil pekerjaan yang sudah rampung. jika pekerjaan yang sudah beres di bayar semua, kami serombongan mau meninggalkan pekerjaan ini, kecuali pembayaran nya sesuai kesepakatan awal. ucap nya.
Tokoh masyarakat dan sekaligus petani asal warga Desa Cicinde Selatan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang, yang berinisial E diri nya berharap kepada pihak perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut agar segera mengangkat tanah hasil galian nya karena pasangan batu nya sudah rampung jadi khawatir nanti nya di tinggalkan apa lagi saat kondisi sekarang air sangat di butuhkan oleh para petani, jika hal ini di biarkan tentu nya akan berdampak luas kapada para petani karena tumpukan tanah hasil galian akan memperhambat laju nya air. singkat nya
@red.

