Pendidikan

Ramai Di Perbincangkan Orang Tua Siswa, Soal Sekolah Menjual Buku Mata Pelajaran

Karawang || Labraknews.com –
Aneh bin ajaib pihak sekolah masih jual buku Pelajaran dengan sengaja mirip Tendang Aturan Sebagaimana di atur dalam Pasal 12 a, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Komite Sekolah. Di pasal itu tertulis, Komite Sekolah, baik perorangan maupun kolektif di larang menjual buku pelajaran, bahan ajar, pakaian seragam, atau bahan pakaian seragam di sekolah.18/1/2023

Hal ini terjadi dan ramai di perbincangkan para orang tua murid. Pasalnya para siswa sekolah di haruskan membeli buku mata pelajaran / Modul, sebesar Rp.165.000 sebanyak 11 buku paket pelajaran, hal itu lakukan oleh Sekolah SMPN 1 Tempuran Kabupaten karawang jawabarat.

Dan di katakan oleh orang tua wali murid yang namanya tidak mau di publikasikan, “bahwa anaknya sekolah di  SMPN 1 Tempuran di bebankan biaya 165 ribu rupiah mendapat 11 buku pelajaran yang sangat di sesali perihal tebus buku LKS tidak pernah di musyawarahkan oleh pihak guru atau komite sekolah kepada orang tua wali murid. ada juga waktu itu Hanya musyawarah akan membangun MCK saja.” ujarnya

Di akuinya  oleh Kepala sekolah SMPN 1 Tempuran Kurnaedi menjelaskan bahwa buku yang di beli oleh siswa  siswi tidak melalui guru akan tetapi langsung membeli kepada Koprasi sekolah.

“Di sekolah SMPN 1 Tempuran ada 33 Ruang belajar (Rombel)  guru PNS 21 dan guru Honorer 26 keseluruhan Siswa siswi ada 1200 Siswa.

Lanjut ia Kurnaedi, “buku tersebut bukan buku LKS akan tetapi adalah buku Modul itu pun permintaan dari para orang tua wali murid adapun yang di tebus oleh siswa buku Pelajaran jenis Modul 11 pelajaran untuk masalah Harganya No comen. Dalih Kepsek Kurnaedi. 18/1/2022.

Dugaan Hitungan sementara hasil penjualan Buku sandainya saja 165 ribu Rupiah X 1200 Siswa total jumlah RP=198.000.000. fantastis?

Seperti apakah reaksi pihak Disdikpora Karawang? serta patut di sorot Oknum guru SMPN 1 Tempuran mirip Tendang Himbauan dari Wakil Bupati Karawang tentang Larangan Jual Buku LKS di sekolah.

Red@Bdk

Bagikan: